Langkah Praktis Cek Desil DTSEN dan Status Penerima Bansos Resmi Online

Jumat, 20 Februari 2026 | 09:11:33 WIB
Langkah Praktis Cek Desil DTSEN dan Status Penerima Bansos Resmi Online

JAKARTA - Di tengah upaya pemerintah memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran, masyarakat kini memiliki akses yang lebih praktis untuk memantau status kepesertaan mereka. 

Tanpa perlu antre di kantor kelurahan atau dinas sosial, pengecekan dapat dilakukan secara daring hanya dengan memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Melalui sistem yang terintegrasi, warga bisa mengetahui apakah namanya tercatat sebagai penerima bantuan sosial sekaligus melihat posisi kesejahteraan dalam kategori desil pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Kemudahan ini menjadi langkah penting dalam mendorong transparansi dan akurasi data penerima bantuan. 

Dengan melakukan pengecekan mandiri, masyarakat dapat memastikan apakah informasi yang tercatat sudah sesuai kondisi terbaru atau masih perlu diperbarui. Prosesnya pun relatif sederhana dan dapat diakses kapan saja selama terhubung dengan jaringan internet.

Apa Itu Desil dalam DTSEN?

Dilansir dari detik.com, desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan keluarga di Indonesia yang digunakan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem ini membagi masyarakat ke dalam sepuluh kelompok berdasarkan kondisi sosial ekonomi masing-masing keluarga.

Pengelompokan dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai variabel, antara lain:

Keterangan individu seperti pekerjaan dan tingkat pendidikan

Kondisi perumahan, termasuk kualitas bangunan serta daya listrik

Kepemilikan aset tertentu

Dari hasil penghitungan tersebut, masyarakat dikelompokkan menjadi 10 desil yang masing-masing mewakili 10 persen keluarga di Indonesia.

Desil 1: 10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling rendah
Desil 2–9: Kelompok menengah bertahap
Desil 10: 10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi

Semakin kecil angka desil yang dimiliki, semakin rendah tingkat kesejahteraan keluarga tersebut dalam pemetaan nasional. Sebaliknya, semakin tinggi angka desil, semakin baik tingkat kesejahteraan berdasarkan indikator yang dihitung.

Desil Bersifat Dinamis dan Diperbarui Berkala

Status desil tidak bersifat permanen. Data ini diperbarui secara berkala oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui berbagai sumber pembaruan data.

Beberapa sumber pembaruan tersebut antara lain:

Groundcheck oleh Kementerian Sosial (Kemensos)

Pemutakhiran data oleh pemerintah daerah

Usulan masyarakat

Sumber pendukung lainnya

Kemensos menggunakan data desil terbaru sebagai dasar dalam menentukan sasaran penerima bantuan sosial. Artinya, perubahan kondisi ekonomi keluarga dapat memengaruhi posisi desil dan peluang menerima bantuan.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) Kemensos, Joko Widiarto, menyatakan bahwa desil bisa diperbarui apabila terdapat ketidaksesuaian data. Masyarakat dapat melakukan pembaruan melalui desa atau kelurahan, dinas sosial setempat, maupun melalui aplikasi Cek Bansos.

Perhitungan desil akan terus dihitung ulang secara berkala oleh BPS agar data tetap akurat dan mencerminkan kondisi terkini masyarakat. Dengan sistem pembaruan ini, diharapkan bantuan sosial dapat lebih tepat sasaran dan menjangkau keluarga yang benar-benar membutuhkan.

Apa Itu DTSEN?

DTSEN (Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional) merupakan basis data terpadu yang digunakan pemerintah untuk menentukan sasaran penerima bantuan sosial. Sistem ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai sumber data penanganan kemiskinan agar lebih akurat dan terverifikasi.

DTSEN merupakan hasil integrasi dari tiga sumber utama, yaitu:

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)

Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek)

Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE)

Ketiga sumber data tersebut kemudian dipadankan dengan data kependudukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hasilnya adalah satu sistem data terpadu yang lebih komprehensif dalam memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia.

Melalui integrasi ini, pemerintah memiliki landasan data yang lebih kuat dalam menetapkan kebijakan bantuan sosial, sehingga meminimalkan risiko salah sasaran maupun duplikasi penerima.

Cara Cek Desil Melalui Situs Kemensos

Untuk mengetahui status desil dan kepesertaan bantuan sosial, masyarakat dapat mengakses laman resmi Kemensos secara daring. Prosesnya cukup sederhana dan dapat dilakukan menggunakan ponsel maupun komputer.

Berikut langkah-langkah yang dapat diikuti:

Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id

Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP

Ketik kode captcha yang muncul di layar

Klik tombol “CARI DATA”

Setelah proses pencarian selesai, sistem akan menampilkan informasi yang meliputi:

Nama lengkap

Kelompok desil

Status penerimaan bantuan sosial dari Kemensos

Dengan informasi tersebut, masyarakat dapat mengetahui secara langsung apakah terdaftar sebagai penerima bansos dan berada di desil berapa dalam pemetaan DTSEN.

Pentingnya Pengecekan Mandiri

Pengecekan mandiri menjadi langkah penting untuk memastikan keakuratan data. Jika terdapat ketidaksesuaian, seperti perubahan pekerjaan, kondisi ekonomi, atau susunan anggota keluarga, masyarakat dapat segera mengajukan pembaruan data melalui jalur resmi.

Selain meningkatkan transparansi, sistem ini juga memberikan ruang partisipasi aktif bagi warga dalam menjaga validitas data sosial ekonomi. Dengan demikian, program bantuan sosial dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Desil dalam DTSEN merupakan indikator penting yang menentukan kelayakan seseorang atau keluarga dalam menerima bantuan sosial. Karena bersifat dinamis dan diperbarui secara berkala, masyarakat memiliki kesempatan untuk memastikan data mereka tetap relevan dengan kondisi terbaru.

Melalui layanan cekbansos.kemensos.go.id, pengecekan status desil dan kepesertaan bansos kini dapat dilakukan secara mudah, cepat, dan mandiri hanya dengan menggunakan NIK. Sistem ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan penyaluran bantuan sosial yang lebih transparan, akurat, dan tepat sasaran.

Terkini