PIHPS

Tren Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit Merah Rp78.450/kg dan Telur Ayam Rp32.500/kg Hari Ini

Tren Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit Merah Rp78.450/kg dan Telur Ayam Rp32.500/kg Hari Ini
Tren Harga Pangan Nasional: Cabai Rawit Merah Rp78.450/kg dan Telur Ayam Rp32.500/kg Hari Ini

JAKARTA - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola oleh Bank Indonesia mencatat perkembangan terbaru harga komoditas pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional pada 26 Februari 2026.

Data yang dirilis dari Jakarta pada pukul 06.32 WIB menunjukkan fluktuasi harga beberapa bahan pokok, dengan cabai rawit merah berada di Rp78.450 per kilogram, sementara harga telur ayam ras tercatat Rp32.500 per kilogram.

Pergerakan Harga Cabai dan Telur Ayam

Komoditas yang sering menjadi perhatian utama masyarakat, yakni cabai rawit merah, hari ini menunjukkan harga Rp78.450 per kg. Angka ini menjadi patokan terbaru setelah mengalami fluktuasi harga dalam beberapa waktu terakhir.

Sementara itu, harga telur ayam ras naik tipis menjadi Rp32.500 per kg, menggambarkan dinamika pada pasokan protein hewani di pasar nasional. Kedua komoditas tersebut menjadi fokus pemantauan karena kontribusinya besar terhadap biaya belanja rumah tangga.

Berdasar laporan PIHPS, selain cabai rawit merah dan telur ayam, komoditas bawang merah dipantau di kisaran Rp44.900 per kg, sedangkan bawang putih tercatat Rp40.800 per kg. Fluktuasi harga bumbu dapur ini kerap berdampak langsung pada pengeluaran harian masyarakat.

Harga Beras Beragam dari Kualitas Bawah hingga Super

Harga beras pun turut dirilis oleh PIHPS dengan beragam level kualitas. Untuk beras kualitas bawah I dibanderol Rp14.450 per kg, sementara kualitas bawah II berada di Rp14.500 per kg. Pada kategori menengah, beras medium I dihargai Rp15.950 per kg dan medium II di Rp15.800 per kg.

Bagi masyarakat yang mencari kualitas lebih tinggi, beras super I tercatat Rp17.150 per kg dan beras super II Rp16.700 per kg. Perbedaan harga antar kualitas ini memberikan gambaran bahwa pilihan harga masih tersedia sesuai preferensi dan daya beli konsumen.

Komoditas Sayuran Lain dan Daging di Pasar

Selain cabai rawit merah, PIHPS mencatat harga komoditas sayuran lain seperti cabai merah besar yang berada pada Rp45.150 per kg, cabai merah keriting di Rp47.700 per kg, serta cabai rawit hijau yang dipatok di Rp54.850 per kg. Ini menunjukkan variasi harga berdasarkan jenis cabai yang berbeda.

Untuk kategori protein lain, harga daging ayam ras tercatat Rp42.150 per kg, sementara daging sapi kualitas I berada di angka Rp143.900 per kg dan daging sapi kualitas II berada di Rp135.750 per kg. Daging sapi tetap menjadi komoditas dengan harga lebih tinggi dibandingkan protein lainnya, sehingga menjadi tolok ukur sektor protein hewani di pasar.

Gula, Minyak Goreng, dan Komoditas Lainnya

Penetapan harga komoditas lain seperti gula pasir juga menjadi informasi penting bagi konsumen dan pelaku usaha. Harga gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.850 per kg, sedangkan gula pasir lokal berada pada Rp18.450 per kg. Fluktuasi harga gula ini bisa dipengaruhi oleh pasokan dan permintaan nasional.

Untuk kebutuhan minyak goreng, harga minyak goreng curah diumumkan Rp19.000 per liter. Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I berada di Rp22.700 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II di Rp21.650 per liter. Perbedaan harga minyak goreng kemasan menunjukkan variasi harga sesuai merek dan kemasan yang tersedia di pasar.

Pemantauan Harga Pangan Sebagai Informasi Publik

Informasi harga pangan seperti yang dirilis oleh PIHPS diperlukan untuk memberikan gambaran kepada masyarakat mengenai tren harga terbaru di pasar. Data ini tidak hanya menjadi acuan bagi pembeli tetapi juga pelaku usaha, pedagang, dan pembuat kebijakan dalam merespons perubahan harga secara tepat waktu, terutama menjelang periode konsumsi tinggi seperti Ramadan dan Lebaran.

Laporan PIHPS ini mencerminkan kondisi harga pangan pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 06.32 WIB, memberikan titik acuan bagi publik untuk menyesuaikan anggaran belanja mereka serta melihat gambaran umum kondisi pasokan dan permintaan di pasar nasional.

Dengan harga yang terus dipantau secara berkala dan rincian komoditas yang disediakan, masyarakat diharapkan dapat membuat keputusan belanja yang lebih baik berdasarkan data yang akurat dan up-to-date dari PIHPS.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index