Volume Angkutan KA Kontainer KAI Logistik Meningkat Signifikan di Awal 2026 dengan 222 Ribu Ton

Jumat, 20 Februari 2026 | 11:39:39 WIB
Volume Angkutan KA Kontainer KAI Logistik Meningkat Signifikan di Awal 2026 dengan 222 Ribu Ton

JAKARTA - PT Kereta Api Logistik mencatatkan pencapaian penting pada awal 2026 dengan pengelolaan angkutan barang melalui layanan KA Kontainer mencapai 222 ribu ton, tumbuh 44 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebesar 154 ribu ton. Pencapaian ini menjadi indikasi meningkatnya peran kereta api sebagai moda logistik andalan bagi pelaku usaha di Indonesia.

Peningkatan Volume dan Faktor Pendorong

KAI Logistik terus memperkuat perannya dalam sektor logistik melalui optimalisasi layanan KA Kontainer yang menjadi alternatif efisien bagi pelaku usaha dalam mengirim barang. VP of Corporate Secretary KAI Logistik, Dwi Wulandari, mengatakan bahwa peningkatan volume angkutan ini dipengaruhi oleh arus distribusi yang mendekati momentum strategis keagamaan, sehingga memengaruhi aktivitas produksi di berbagai sektor industri.

Dwi juga menyampaikan bahwa tren peningkatan volume diperkirakan akan berlanjut hingga Maret 2026, menunjukkan prospek positif bagi layanan angkutan barang berbasis rel di periode-periode strategis selanjutnya.

Keunggulan Moda Kereta Api dalam Logistik

Menurut Dwi, kereta api menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya semakin diminati oleh pelaku usaha di bidang logistik. Salah satunya adalah aspek keberlanjutan, di mana moda KA memiliki emisi yang lebih rendah dibandingkan moda transportasi darat lainnya, menjadi faktor penting di tengah fokus industri terhadap solusi logistik ramah lingkungan.

KAI Logistik turut memberikan informasi jumlah emisi yang dihasilkan dalam setiap pengiriman melalui moda KA pada invoice pelanggan, sehingga perusahaan maupun pelaku usaha dapat mengukur jejak karbon dari kegiatan logistik mereka.

Dwi menambahkan bahwa dalam menghadapi implementasi kebijakan Over Dimension Over Load (ODOL) yang akan berlaku pada tahun 2027, layanan KA Kontainer menjadi salah satu opsi moda yang dapat diandalkan. Selain kapasitas angkut yang besar, kereta api juga menawarkan waktu tempuh yang cepat serta jadwal perjalanan yang teratur sehingga membantu efisiensi pengelolaan rantai pasok secara keseluruhan.

Ragam Layanan KA Kontainer

Layanan KA Kontainer sendiri dirancang untuk menjawab kebutuhan beragam jenis komoditas. KAI Logistik menyediakan kontainer berukuran 20 dan 40 feet, high cube container, hingga reefer container yang mampu menjaga suhu untuk barang-barang yang bersifat perishable selama proses transit di terminal barang.

Untuk memastikan keandalan layanan kontainer berpendingin itu, perusahaan juga menyediakan fasilitas plug in untuk pasokan energi listrik sehingga suhu di dalam kontainer tetap terjaga selama transit di terminal.

Selain itu, KAI Logistik telah melengkapi layanan ini dengan sertifikasi halal di sejumlah terminal barang. Terminal-terminal seperti Sungai Lagoa Jakarta, Klari Karawang, Ronggowarsito Semarang, dan Kalimas Surabaya telah tersertifikasi halal, yang menjadi nilai tambah khususnya bagi pelanggan di sektor industri halal seperti makanan dan minuman, farmasi, kosmetik, serta produk FMCG (Fast-Moving Consumer Goods).

Strategi Ke Depan dan Fokus Pelayanan

KAI Logistik menyatakan akan terus melakukan penyempurnaan layanan guna meningkatkan daya saing moda kereta api sebagai moda logistik andalan yang ramah lingkungan dan menjadi bagian penting dari ekosistem green logistics. Ke depannya, perusahaan juga berencana meningkatkan kapasitas layanan khususnya pada layanan KA Kontainer yang saat ini sudah melayani berbagai relasi di Pulau Jawa.

Dengan tren positif yang terlihat sejak awal tahun ini, KAI Logistik berharap dapat terus menarik minat pelaku usaha untuk memanfaatkan moda rel sebagai solusi logistik yang efisien dan berkelanjutan. Fokus pada aspek keberlanjutan, keandalan layanan, serta kapasitas angkut yang kompetitif menjadi kunci dalam menciptakan daya saing di sektor logistik nasional.

Peran KA Kontainer dalam Rantai Pasok Nasional

Pada sektor logistik nasional, keberadaan moda kereta api terutama layanan kontainer memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran distribusi barang, terutama menjelang periode-periode dengan permintaan tinggi. Tren peningkatan volume ini juga mencerminkan bahwa pelaku usaha mulai melihat moda rel sebagai bagian penting dari strategi pengelolaan logistik mereka di tengah tantangan yang terus berkembang.

Peningkatan volume angkutan melalui layanan KA Kontainer yang signifikan di awal tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kepercayaan pasar terhadap kereta api sebagai moda logistik andalan di masa depan.

Terkini